Tampilkan postingan dengan label problem printer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label problem printer. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 April 2012

Printer laserjet Anda keluar asap saat beroperasi?

Banyak yang mengeluh dan khawatir karena mendapati printer laserjet miliknya saat ngeprint keluar asapnya, "kemelus". Sebenarnya apa yang terjadi?

Printer laserjet selama beroperasi maksudnya saat ngeprit sering mengeluarkan asap. Setelah saya amati lebih lanjut ternyata kasus ini sebenarnya fenomena biasa. Jadi tidak menjadi prolem yang perlu dikhawatirkan kalau asap itu tidak diikuti dengan bau plastik yang terbakar.

Printer laserjet saat beroperasi melaui tahapan proses pengepresan dan pemanasan. Inilah sebabnya mengapa kadang-kadang printer kita menjadi berasap, khususnya pada musim banyak hujan turun. Asap muncul dari kertas media cetak yang lembab, ketika melalui tahapan pressing dan heating maka air yang meresap di media cetak akan menguap sehingga terlihat seperti asap yang keluar dari printer. Ini terjadi karena kertas yang kita gunakan lembab, sehingga solusi untuk mengatasi masalah ini dengan mengurangi tingkat kelembaban kertas dengan cara, menghangatkannya atau menjemurnya dibawah terik sinar matahari.

Kertas yang lembab, kalau kelembabannya cukup tinggi bisa mempengaruhi hasil cetak. Kadang hasil cetak menjadi kotor tipis dan merata atau hasil cetak kurang matang sehingga hasil cetak tidak awet, mudah rontok. Kertas yang kelembabannya rendah juga mendukung hasil cetak yang lebih baik seperti blok hitam lebih pekat dan melekat kuat.

Berbeda kasusnya bila keluarnya asap bersamaan dengan keluar bau benda plastik yang terbakar, kemungkinan suhu tinggi di dalam printer yang tidak pada tempatnya. Kalau dibiarkan seperti ini bisa berakibat printer rusak dan butuh biaya besar untuk memperbaikinya. Sebelum terlambat ada baiknya dibawa ke tempat service.  


Ada baiknya kita siapkan media cetak dalam keadaan kering dan bersih untuk hasil cetak maksimal.

Minggu, 08 Mei 2011

Paper jams/ kertas terjepit, penanganannya

Permasalahan yang sering kita jumpai pada printer apa saja yaitu paper jams/kertas terjepit. Sebenarnya ini problem printer biasa yang sering dijumpai dan setahu saya problem ini tidak dapat dihindari 100  %. Artinya hampir setiap printer entah lama atau cepat pasti pernah mengalami kertas terjepit.

Masalah ini menjadi penting untuk kita pelajari penanganannya karena sering dihadapi, dan khusunya kalau terjadi pada printer laserjet kalau tidak ditangani dengan benar bisa menyebabkan kesahan yang lebih parah dan kerugian yang lebih besar. Ini bisa terjadi karena di dalam printer laser terdapat peralatan sejumlah peralatan yang mudah rusak bila terkena sogokan benda tajam. Yang sering terjadi, ketika terjadi paper jam dan kertas terjepit, kadang sulit dikeluarkan/ ditarik begitu saja, kemidian langkah yang sering diambil adalah di kait-kait dengan obeng kecil atau pinset. Langkah seperti ini bisa mengenai film sleeve (film teflon heating) dan merobekkannya. Kalau ini terjadi, untuk menggantinya butuh biaya ratusan ribu rupiah.

Cara mengatasi masalah paper jam dapat dilakukan dengan langkah-langkah sbb :
1. Bukalah tutup printer dan keluarkan toner cartridnya.
2. Lihat dan cari dimana posisi kertas yang nyangkut di dalam printer
Kalau kertas nyangkut di bagian penarik kertas masuk, biasanya relatif mudah solusinya, langsung  saja ditarik ke arah gerak maju kertas. Jangan ditarik ke belakang. 
Kalau kertas nyangkut di area setelah melewati toner katrid dan nyangkut di bagian pemanas, maka cari dulu biasanya ada pengait yang berfungsi untuk mengendorkan jepitan pemanas printer, biasanya di sebelah kanan dan atau kiri bagian pemanas kadang didepan (printer hp 5l/6l) dan kadang dibelakang (printer hp 6p/4l, hp 5000 series). Kadang ini otomasi terbuka kalau pintu printer dibuka (ikut pintu) (HP 1000 series). Setelah ketemu dan jepitan pemanas berhasil di kendorkan maka kertas yang terjepit akan lebih mudah dikeluarkan.
3. Cara mengeluarkan kertas dengan menariknya ke arah jalannya kertas. Jangan dibalik. Jangan buru-buru menariknya supaya kertas tidak robek dan usahakan tarikan seimbang antara kanan dengan kiri. Kalau kertas robek dan terjepit sehingga susah ditarik, boleh juga kertas di raih dengan menggunakan pinset/penjepit kecil atau obeng negatif (minus), tapi harus hati-hati jangan sampai mengenai bagian film heating. Harus yakin yang ditarik itu kertas bukan film heating nya. Kalau tetap tidak bisa juga maka printer harus dibuka, ada baiknya kalau sudah macam ini problemnya, serahkan aja pada teknisi yang berpengalaman. lebih baik bayar teknisi 50 ribu rupiah dari pada teflon robek 400 ribu rupiah.

Semoga bermanfaat.